Ada fenomena baru yang terjadi dalam realitas masyarakat Ada fenomena baru yang terjadi dalam realitas masyarakat Ada fenomena baru yang terjadi dalam realitas masyarakat

 

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Islam sebagai agama memiliki makna yang sangat luas, dan merupakan petunjuk bagi jalan manusia untuk menuju suatu kebahagiaan yang abadi. Islam sebagai agama samawi terakhir memiliki kebenaran yang bersifat mutlak dan universal. Pada dasamya manusia diciptakan untuk mengabdi pada Allah, dan untuk memanfaatkan seluruh isi alam. Dalam diri manusia dibekali oleh Allah akal dan pikiran. Kemudian dengan akal pikiran tersebut, ia dapat mempelajari ilmu pengetahuan. Banyak ayat yang mendorong pengembangan atau pencarian ilmu pengetahuan seperti firman Allah surat Az-Zumar ayat : 9


Terjemahnya : Katakanlah : "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? "(Q. S. 39:9).1
Kemudian dalam surat AI-Isro' ayat 36 disebutkan :


Terjemahnya : "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya (Q. S. 17:3 6).2
Dari ayat di atas dapat diambil pengertian bahwa sangat berharga ilmu pengetahuan dalam kehidupan manusia.
1 Departemen Agama RL, AI-Qur'dn dan Terjemahannya, (Jakarta: Yayasan Penterjemah AI-Qur'An, 1982), hIm. 747.
2 Ibid. hIm. 429. 2
1

Ilmu pada waktu ini belum dipisah-pisahkan antara ilmu yang satu dengan ilmu yang lainnya. Dan seorang ilmuan, dia pakar ilmu agama dan ilmu umum, seperti Ibnu Rusyd mengarang buku yang berisi ilmu kedokteran, kitab Ilmu Hukum Islam (Fikh), kitab Ilmu Kalam, buku ilmu astronomi.3 Kemudian Ibnu Rusyd terkenal di Eropa dengan nama Averroes. Dia juga ahli membuat buku yang berisi ilmu logika, buku yang berisi Ilmu Fisika.4
Kemudian dalam pemerintahan yang dipimpin oleh keluarga Bani Abbas, beliau dapat ikut dalam percaturan politik selama lima abad, dari abad VIII sampai XIII. Pada periode Abasiyah inilah peradaban Islam mencapai zaman keemasan. Pada zaman AI Ma’mun (813-833) yang terkenal sebagai pendiri Baitul Hikmah, yakni balai untuk cendikiawan manca negara.5 Pada tahun 972 sesudah Masehi, masjid al-Azhar dibuka untuk ibadah. Masjid al-Azhar inilah yang sampai sekarang terkenal dengan perguruan tinggi Islam tertua yang ada di dunia.