KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BETON MUTU TINGGI DENGAN FLY ASH SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DENGAN f?c 45 MPa
Submitted by superadmin on Fri, 12/26/2008 - 09:27
DAFTAR LAMBANG, NOTASI, DAN SINGKATAN
A = Luas permukaan benda uji (mm2)
Bj = Berat jenis
BMT = Beton mutu tinggi dengan Fly ash
BN = Beton Normal Tanpa Fly ash
Bs = Berat beton ( kg )
BV = Berat volume beton ( kg/cm) 
D = Diameter Silinder (cm)
Ec = Modulus elastisitas
fas = Faktor air semen, rasio berat air dan semen
f’c = Kuat tekan beton (N/mm2)
f’cr = Kuat tekan rata-rata pada perencanaan campuran beton
fcr = Kuat tarik beton (kg/cm²)
HSC = High Strength Concrete
L = Tinggi / panjang silinder (cm)
Mhb = Modulus halus butir
P = Beban tekan maksimum (N)
PBI = Peraturan Beton Bertulang Indonesia
PC = Portland cement
PLTU = Pembangkit Listrik Tenaga Uap
SNI = Standar Nasional Indonesia
SSD = Berat jenis permukaan jenuh
Vb = Volume beton ( cm3)
W = Rasio total berat air
W = Berat agregat (batu pecah) dalam air, (gram) 
W = Berat kering oven, (gram) 
W = Berat piring, (gram) 
W = Berat agregat (batu pecah) jenuh, (gram) 
W = Berat kering oven, (gram) 
Wt = Berat picnometer berisi air dan pasir, (gram)
W = berat agregat ditimbang diudara 
W = Berat tabung silinder berisi agregat, (kg) 
W = Berat tabung silinder, (kg) 
σ = Tegangan pada 0,4 kuat tekan uji (kg/cm2)
ε = Regangan yang dihasilkan dari tegangan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pembangunan merupakan upaya yang dilakukan secara terus-menerus yang diarahkan pada peningkatan taraf hidup masyarakat dan kesejahteraan secara umum. Dalam pelaksanaannya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memacu adanya pengembangan kreatifitas setiap orang sebagai modal agar pembangunan dapat dilaksanakan secara labih baik. Seiring dengan hal tersebut, peningkatan mutu, efisiensi, dan produktivitas dari setiap kegiatan pembangunan terutama yang terkait dengan sektor fisik mutlak harus dilakukan, seperti halnya sektor bangunan yang saat ini terus mengalami peningkatan.
Dalam dunia konstruksi bangunan, penelitian untuk mendapatkan produk-produk konstruksi yang lebih baik terus dilakukan. Beton yang merupakan salah satu material penting dari sebuah bangunan. Pada dasarnya beton terbentuk dari dua bagian utama yaitu pasta semen dan agregat. Pasta semen terdiri dari semen Portland, air dan bahan campur tambahan (admixture). Sedangkan agregat terdiri dari agregat kasar (batu pecah) dan agregat halus (pasir). Beton banyak digunakan karena keunggulan-keunggulannya antara lain kuat tekan beton mutu tinggi. Beton merupakan material yang kuat dalam kondisi tekan dan lemah dalam kondisi tarik, merupakan elemen struktur yang paling banyak digunakan dalam bangunan karena bahannya yang mudah didapat, mudah dibuat dan harganya murah.
Kualitas beton tergantung pada bahan-bahan penyusunnya. Namun untuk membuat beton mutu tinggi yang sesuai dengan yang diinginkan tidak serta merta diperoleh dengan hanya mencampurkan semen Portland atau jenis semen yang lain, agregat kasar, agregat halus, dan air.
Peningkatan kualitas campuran beton akan menghasilkan beton mutu tinggi. Pemakaian beton mutu tinggi dan berkinerja tinggi merupakan material bangunan yang sudah banyak digunakan dalam pelaksanaan struktur bangunan bertingkat tinggi. Kualitas yang baik pada campuran beton dengan bahan tambah (admixture), bertujuan untuk mengubah satu atau lebih sifat-sifat bahan penyusun beton yang baik dalam keadaan segar maupun setelah keras, seperti bahan tambah abu terbang (fly ash).
Abu terbang atau fly ash adalah produk sampingan dari industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar, berupa butiran halus ringan, bundar, tidak porous serta bersifat pozzolanik. Penambahan abu terbang (fly ash) pada campuran beton bersifat pozzolan, sehingga bisa menjadi additive mineral yang baik untuk beton. Pozzolanadalah bahan yang mengandung silika atau silika dan alumunium yang bereaksi secara kimia dengan kalsium hidroksida pada temperatur biasa membentuk senyawa bersifat cementitious.
Penelitian ini mencoba memanfaatkan kondisi alam Indonesia maupun pemanfaatan bahan-bahan lokal yang memungkinkan dilaksanakannya pembuatan beton bermutu tinggi. Usaha penelitian perlu dilakukan untuk mendapatkan suatu alternatif baru dalam teknologi beton, dengan menggunakan semen yang seefisien mungkin yaitu dengan menggantikan sebagian semen dengan fly ash sehingga pemakaian abu terbang (fly ash) diharapkan dapat menghasilkan kuat tekan beton yang lebih tinggi, yaitu beton dengan kekuatan lebih dari 41,5 MPa.
1.2 Rumusan Masalah
Dari penjelasan latar belakang dapat diambil suatu rumusan masalah untuk pengujian kuat tekan dan kuat tarik beton mutu tinggi adalah seberapa besar kuat tekan dan kuat tarik beton akibat variasi penggantian sebagian semen terhadap abu terbang 20%, 25%, 30%, 35% dari berat total semen.
»
- Login to post comments

