Skripsi Ekonomi Pembangunan
Identifikasi Sektor Ekonomi Potensial dan Perkiraan Potensi Ekonomi Pasca Pemekaran Kabupaten Kotawaringin Timur
Submitted by superadmin on Mon, 01/12/2009 - 08:07
BAB I
PENGANTAR1.1 Latar Belakang
THE ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING IMPORTS OF RICE OF INDONESIA (1982 ? 2004)
Submitted by superadmin on Fri, 12/26/2008 - 09:14CHAPTER I
Perbandingan Kinerja Keuangan Daerah Sebelum dan Sesudah Kebijakan Otonomi Daerah Kabupaten Sleman Tahun 1998-2000 dan 2001-2003
Submitted by superadmin on Fri, 12/26/2008 - 08:22
PENGARUH REFORMASI PERPAJAKAN TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DAERAH PROPINSI DKI JAKARTA
Submitted by superadmin on Thu, 12/25/2008 - 20:11ABSTRAKSI
MENGUKUR TINGKAT KEPUASAN NASABAH BANK RAKYAT INDONESIA DENGAN ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN DAN KEPUASAN PELANGGAN
Submitted by superadmin on Wed, 12/24/2008 - 17:54ABSTRAKSI
Penelitian ini dilakukan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jalan Cik Ditiro No.29 Yogyakarta. Sampel yang diambil adalah nasabah Bank BRI sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik sampling accidental sampling, analisis yang digunakan adalah analisis tingkat kepentingan dan kinerja/kepuasan pelanggan. Analisis ini menggunakan diagram kartesius dengan membagi empat kudran. Yang menjadi perhatian utama dalam analisis ini adalah pada kuadran VI. Pada penelitian ini ada beberapa hal yang menjadi perhatian utama Bank BRI yaitu: perhatian teller kepada para nasabah, kesungguhan para karyawan dalam melayani nasabah, waktu menunggu ketika di antrian, keberadaan mesin ATM BRI, dan tingkat suku bunga yang diberikan oleh bank.
Kata-kata kunci: Bank BRI, sampel, nasabah, responden, accidental sampling, analisis tingkat kepentingan dan kinerja/kepuasan pelanggan, diagram kartesius, kuadran, teller, ATM
BAB I
PENDAHULUAN
DETERMINAN DARI KREDIT RENTENIR UNTUK PEDAGANG MIKRO ( Studi Kasus Pada Pedagang Mikro di Pasar Tradisional Gunungkidul, Yogyakarta )
Submitted by superadmin on Sat, 12/20/2008 - 16:30
ANALISIS PERKEMBANGAN RETRIBUSI DAERAH DI KABUPATEN BANTUL TAHUN ANGGARAN 1994/1995 ? 2003
Submitted by superadmin on Sat, 12/20/2008 - 09:39
ANALISIS PERIMBANGAN KEUANGAN PUSAT-DAERAH DAN PINJAMAN DAERAH DI KABUPATEN DAN KOTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 1994/1995-2003
Submitted by superadmin on Sat, 12/20/2008 - 09:25
ANALISIS PERDAGANGAN BILATERAL ANTARA INDONESIA DENGAN SINGAPURA PERIODE TAHUN 1980-2003
Submitted by superadmin on Sat, 12/20/2008 - 09:22
ANALISIS PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH DI PROPINSI JAWA TENGAH PERIODE TAHUN ANGGARAN 2000-2002
Submitted by superadmin on Sat, 12/20/2008 - 09:03
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Pada masa sekarang ini desentralisasi dipandang sebagai suatu alat kebijakan yang efektif dalam menangani sejumlah masalah berkaitan dengan stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di dalam suatu negara demokrasi. Dalam Martinez-Vazquez dan McNab (2001) Brennan dan Buchanan (1980) menyatakan bahwa desentralisasi dipandang sebagai upaya untuk membedakan dengan rezim penguasa sebelumnya yang dianggap terlalu sentralistis sehingga tidak memberikan kesempatan kepada daerah untuk berkembang. Hal itu tidak terlepas dari kegagalan dari sejumlah birokrasi yang sentralistis dibawah rejim pemerintahan sebelumnya di negara berkembang yang mengalami transisi demokrasi.
Tailant (1994) menyatakan bahwa desentralisasi dipandang sebagai bentuk pelimpahan otoritas fiskal dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Isu di banyak negara bukan lagi apakah akan melaksanakan desentralisasi, namun bagaimana bentuk desentralisasi yang terbaik. Hal ini menunjukkan desentralisasi telah menjadi pilihan bagi banyak negara sebagai bagian dari kebijakan ekonomi pemerintah.
Meski demikian, desentralisasi tidaklah menjamin keberhasilan suatu pemerintahan.
![]() |


